Sambil mengendurkan dasi Masumi bergegas
“Apa Anda akan membawa kelinci kesayangan Anda itu ?” tanya Mizuki
Masumi langsung teringat Maya .Sedari tadi tidak ada suaranya.Ternyata Maya tertidur di sofa
Masumi menghampirinya kasihan Maya menemaniku bekerja lelah sendiri. Masumi membelai kelincinya tanpa memperdulikan tatapan aneh Mizuki
“Anda bisa menitipkan kelinci itu padaku!” Mizuki menawarkan dirinya
“Tenang saja tidak masuk hitungan lembur kok”
Masumi berfikir keras meninggalkan Maya???
“Terimah kasih atas kebaikanmu Mizuki,tapi aku akan membawanya kemanapun “
“Sejak kapan Anda menjadi penyayang hewan Pak???’ tanya Mizuki penasaran
“Sejak dia berubah” tunjuk Masumi
“Dia??? “ Mizuki mengerutkan keningnya
“Yah “ Jawab Masumi sambil berlalu
Mizuki keheranan.Semakin bertanya semakin aneh jawaban bosnya.
********************************************************************************
Shiori bingung melihat Masumi datang menghampirinya sambil membawa Maya eh seekor kelinci.Ia diam terpaku di loby Daito
“Masumi sama?” tanyanya memastikan bahwa ini memang betul teman kencannya Masumi Hayami direktur Daito
Masumi dengan mimik dingin berkata“Kasihan kelinci ini bila kutinggal,kau tak keberatan bukan bila kita berkencan sambil membawa dia?” Masumi mendekap erat kelinci yang tertidur pulas
Shiori agak terkejut walau dibuat heran ia mengaguk.
“Sepengetahuanku kau terkenal dingin bekerja tanpa perasaan,bekerja tanpa ampun .Tapi buktinya kau membawa seekor kelinci.Manis sekali “puji Shiori tersenyum sangat anggun
“Terima kasih Shiori”
Mereka masuk kedalam mobil. Supir pribadi keluarga Hayami bertanya tujuan majikannya.
”Kita ke restauran Venus Venue !”
“Disana nanti ada mini konser klasikal piano oleh artis pendatang baru. Kau pasti suka Shiori”
Wajah Shiori bersemu merah, menunduk dan berbunga-bunga.
Padahal Masumi mengajaknya untuk melaksanakan tugas menganalisa artis pendatang baru ini yang akan segera dikontrak Daito.
Merangkap perjodohan dengan Shiori. Dua tugas dari ayahnya langsung.
Sewaktu dalam perjalanan Maya terbangun dari pangkuan Masumi dan mengajukan pertanyaan “Kita akan kemana Pak Masumi ??”
“Kita akan makan” Jawab Masumi
Shiori menengok menatap Masumi
“ iya Masumi aku sudah mendengarnya tadi” lalu tertawa malu-malu
Masumi lupa bahwa hanya ia yang mendengar ucapan Maya dan ia lupa pula dengan keberadaan Shiori (memang gak penting juga siy_penulis RED )
“ Aku mengulang agar kau tidak lupa”Masumi mengelak
Maya melihat Shiori yang duduk di sebelah Masumi
Ah dia kan gadis yang sedang ramai dibicarakan dekat dengan Pak Masumi...lalu Maya Bergantian memandang Masumi.
Apa betul ini wanita yang akan dijodohkan? Anggun sekali.
Berbeda denganku?.
Dan Pak Masumi wajahnya teramat bahagia,tidak biasanya dia begitu?
Apa Pak Masumi mencintai wanita ini?.Maya bertanya pada dirinya sendiri
Perasaan Maya sedikit berantakan.Tiba-tiba ia gelisah dan mual
Sedikit gusar
Mengapa aku harus ikut mereka berkencan sih!!!!!
Sesampainya di parkiran Restaurant Venus Venue.Sang Supir membukakan pintu mobil untuk Tuannya.
Shiori yang terlebih dahulu keluar. Saat Masumi akan keluar dari mobil.Maya malah meloncat kedalam mobil kembali
“Heiiii!!!...” seru Masumi terkejut sambil berbalik dan mengulurkan tangannya
Maya diam dipojokkan jok mobil Masumi. “aku disini saja,aku tidak mau ikut,Anda pergi saja .Jangan khawatir aku akan menunggu didalam mobil!!! “
“Kau harus ikut mungil.Kau belum makan malam” bujuk Masumi dengan suara mendayu
Shiori dan Pak supir saling pandang melihat keanehan Masumi Hayami yang seolah-olah berbincang dengan manusia.
Maya tetap tidak bergeming.
“Dasar keras kepala!!!..”
Hupppp dengan mudah Masumi meraih tubuh mungil Maya Kitajima.Dan mengenggamnya erat ketubuhnya sendiri
Maya memberontak dengat sekuat tenaga kelinci
“Turunkan akuuuu!!!!....Anda menyebalkan!!!!!..Tukang Paksa!!!...Egois!!!
“Menjijikkan..Kecoa..kelabang!!!Arggghhhh!!!”
Rentetan kemarahan Maya memuncak.Bersumpah serapah seperti biasa bila bertengkar dengan Masumi Hayami.Ia terus meronta-ronta dalam pelukan Masumi
“Tuan Hayami,sepertinya kelinci itu mengamuk “tunjuk pak supir
“Hahhahahaha...”Masumi malah tertawa dan berjalan kearah pintu masuk Restaurant Venus Venue.
Shiori yang mengikuti dari belakang bertanya khawatir “Tidak apa-apa Masumi?”
“Tentu,Aku sudah terlatih bertahun-tahun” Jawab Masumi tertawa renyah
***************************************************************************
Kepala pelayan menghampiri tamu specialnya.Lalu menunjukan tempat duduk yang sudah direservasi Tuan Hayami
”10 menit lagi pembukaan konser mini dimulai Tuan “ sapanya ramah
“Yah..buatkan aku menu terbaik hari ini! Dan untuk 3 orang!” Tambah masumi
Walau agak bingung kepala pelayan mangiyakan tanpa bertanya
Masumi menatap Shiori yang wajahnya berbinar-binar
“Kau tunggulah dulu,aku akan ke belakang sebentar “pamit Masumi
“Dan kaupun akan membawa kelincimu?"tanya Shiori keheranan
Masumi baru tersadar dengan benda yang didekapnya sedari tadi
“Pak Masumi Anda tidak berniat membawaku kan???!” Maya menggerutu
Masumi berdiri dan manatap bimbang kelincinya.Ia berfikir akan membawa kemanapun ia pergi.Ia tidak ingin Maya berbuat nekat kabur darinya
“Aku tahu yang ada difikiran Anda,aku tidak akan lari.Janji!” ucap Maya seakan-akan dapat membaca fikiran Masumi
“Aku titip dia Shiori” pinta Masumi akhirnya.
Shiori mengangguk.
Dalam hati Maya mencaci Dasar manusia dingin yang tidak tahu cara memperlakukan wanita.Dia anggap apa aku!..hingga ingin membawaku ketoilet pria .!!!cih,,,
Dimeja hanya tinggal Shiori dan Maya yang sedang berdiri di atas meja Restaurant. Wajah Maya penuh kegusaran.Entah mengapa Maya merasa amat kesal.
“Heiiii kelinci imut!!!” sapa Shiori membuka percakapan seraya membelai-belai bulu kepala Maya.
“Kau pasti bahagia dipelihara dengan sangat perhatian oleh seorang Masumi Hayami” lanjut shiori cekikikan
“Aaah Aku sangat iri..!!!!” ungkap Shiori manja
Maya menatap wanita yang dihadapanya
Anggun sekali wanita ini...
Cantik..
Suaranya merdu..
Ia sangat cocok bersanding dengan Pak Masumi.
“Yang seharusnya iri itu justru aku..karena kau bisa diperlakukannya dengan sangat hormat.Berbeda dengan diriku yang selalu ia perlakukan seenaknya sendiri.Menjajah disetiap kehidupanku. Selalu mengganggu,menggoda dan hal-hal menyebalkan lainnya.Entah apa yang sebenarnya ia inginkan???”
Maya bercerita seolah-olah Shiori bisa mendengarnya.
Walau memang Shiori tidak dapat mengerti bahasa Maya ditubuh seekor kelinci. Shiori sepertinya paham dengan mimik kesal kelincinya Masumi.
“Heii..apa kau tidak bahagia dipelihara oleh Masumi Hayami??
”Kau mau bertukar tempat denganku??”
“Aku rela menjadi dirimu asal bisa selalu dipeluknya? “ Shiori membayangkan adegan tadi Masumi memeluk erat kelincinya.
Shiori tertawa bahagia ia bisa mengungkapkan perasaanya.
Begitu cinta kah Nona ini??” Tiba-tiba Maya merasa mulas
Masumi telah kembali. Tersenyum lega karena Maya tidak kabur.Hidanganpun telah tersaji.Dihadapan Shiori Masumi menyuapi kelinci kesayangannya.Maya tidak perduli tatapan cemburu Shiori. Karena ia memang lapar dan tidak berdaya makan dengan tangannya sendiri.
Maya bergidik ngeri dengan banyaknya garpu ,pisau dan sendok di Restaurant ini.
Sesekali Masumi juga memperhatikan dengan seksama Artis yang akan dikontraknya.Artis itu sedang membawakan instrumen piano klasik.dan lagu yg sedang dibawakan adalah karya Schumann ‘Troimerai’
Mayapun teringat saat Masumi mengunjunginya kerumah Ayumi. Masumi bermain piano dan memainkan lagu ini..lagu yang lembut..sangat tidak percaya Masumi bisa bermain Piano
Selama 30 menit Artis itu sukses memainkan lagu-lagu yang indah lewat jemarinya.suaranyapun tidak kalah dengan artis-artis professional.
Masumi tersenyum puas
Acara dilanjutkan dengan dansa
“Masumi,kau tidak mengajakku berdansa lagi??” Tanya shiori malu-malu.Semenjak Masumi mengajaknya berdansa tempo hari Shiori begitu menantikan acara itu.
Masumi diam sebenarnya ia enggan namun tidak mungkin juga menolak permintaan Tambang emas Ayah tirinya.
Masumi berdiri
Shiori meraih tangan Masumi,menggenggamnya erat,berdiri lalu jalan ketempat dansa berlangsung.
Dan tiba-tiba rasa Mulas Maya bertambah akut
Maya hanya diam menyaksikan para pengunjung yang berdansa romantis. Ia juga menyaksikan adegan Shiori memeluk Masumi saat kehilangan keseimbangan.
Huh masih lebih baik aku..Tidak manja saat berdansa dengan pak Masumi gerutu Maya.
Mayapun merasa iri karena Masumi begitu mempesona.Dan pasangan dansa Beliau adalah putri pemilik grup Takamiya
************************************************************************
Usai melaksanakan tugas Shiori kembali kekediamannya.
Masumi dan Maya saling diam di dalam mobil.Sang supir Hayami mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.Kota tokyo begitu temaram.lampu masih terjaga.Mobil Masumi membelah jalan sepi.
Sesampainya dirumah Hayami.Pak Asa sudah memberondong pertanyaan
“Sampaikan pada Ayah semua berjalan dengan sangat baik dan sesuai dengan keinginanya” ucap Masumi datar
Pak Asa menunduk dan menutup pintu kamar Masumi
“Kau lelah mungil?” diletakkannya tubuh kelinci
Maya hanya menggeleng
“Mengapa dari tadi tidak bersuara?”
Maya bersungut
Bukankah dia yang diam saja semenjak berdansa dengan Nona Shiori.Wajahnya menampakkan ketidakbahagiaan.Seolah-olah karena kehadiranku kencannya jadi terganggu
“Pak Masumi..???”panggil Maya membuka kebisuan antara mereka.
“Yaaah” Sahut Masumi yang sudah berganti piyama tidur
“Apa aku telah mengganggu kencanmu?”
“Mengganggu??”
“Tidak Maya..Tentu saja tidak.”Jawab Masumi seraya mengambil bantal dan diletakkannya ke sofa.Yang kini menjadi ranjangnya.
“Oh habis sepertinya wajah Anda tampak kurang menyenangkan,jadi aku fikir aku telah mengganggu waktu special dengan pacar Anda?”
“Pacar???” Masumi berkomentar dengan kata-kata pacar
“Iya pacar Anda Nona Shiori. Cucu pemilik Grup Takamiya..”Maya menjelaskan dengan sejelas-jelasnya
“Dia bukan pacarku!” Masumi menggeleng agak janggal dengan pernyataan Maya
“Lalu..???”Tanya Maya bertambah penasaran
“Sudalah sebaiknya kita istirahat Maya!” Masumi berusaha mengelak.Ia sendiri tidak tahu harus menjawab apa hubungannya dengan Shiori.
Maya menampakan wajah lesu.Ia ingin Tahu perasaan Masumi dengan Wanita tadi.Entah mengapa hati Maya sedikit gelisah.Nalurinya yang terus memaksanya bertanya lebih jauh.
Tapi yah sudahlah..untuk apa juga???bathin Maya
“Pak Masumi aku teramat tidak enak hati bila Anda pemilik ranjang ini harus tidur di sofa.Tidak pantas.” Ucap Maya “Biar aku saja yang di sofa” Lanjut Maya
Masumi yang sudah bersiap-siap berbaring disofa lagi-lagi mengeleng.
Maya Menghampiri dan merengek
“Pak Masumiii...!!!”
Maya sudah ada di dekat kepala Masumi.Ia melihat Masumi dengan sangat dekat.Masumi setengah mengangkat kepalanya.
“Kau takut tidur sendiri mungil??” Masumi malah menggoda Maya
“Bukan begitu Pak Masumi..Aku hanya tidak enak”
“Yah..yah baiklah aku takut tidur sendiri diranjangmu yang sungguh besar”
Masumi terbangun mendengar permintaan Maya yang menurutnya konyol dan dipaksakan.
“Jadi... kau ingin aku menemanimu berdua tidur diranjangku mungil?”
Maya mengangguk
“Iya Pak Masumi aku ingin berdua denganmu” Ungkap Maya polos
Mata Masumi seakan-akan tidak percaya.Jantungnyapun berdegub kencang
Konyol sekali aku berdebar begini hanya karena seekor kelinci minta ditemani tidur Masumi berkata pada dirinya sendiri
“Baiklah..”Masumi bergegas ke ranjangnya dan membaringkan Maya tidur disebelahnya.
DEG
Giliran Jantung Maya yang berdebar dan wajahnya memerah.
“Selamat tidur mungil” Masumipun mematikan lampu sambil memeluk Maya
*********************************************************************
HARI KEDUA DIRUMAH HAYAMI
Tubuh Maya belum menampakkan perubahan menjadi manusia
Masumi terbangun lebih dahulu.Ternyata ia tidur sambil terus memeluk Maya dan Mayapun balik memeluknya.
Ada perasaan damai dan bahagia di hati Masumi Hayami.
Sepertinya Maya lebih baik ditubuh kelinci...Fikir Masumi.
Dengan begitu aku bisa setiap hari bersamanya
Masumi tertawa dengan pikiran sekelebatnya barusan
Masumi terus membelai wajah mungil sang kelinci.Menikmati setiap moment wajah Maya dalam balutan tubuh kelinci.
Dan naluri laki-laki Masumi muncul.
Tidak hanya sekedar mengelu-elusnya Masumi ingin lebih yaitu mencium bibir kelinci. Bibir Maya Kitajima.
Sempat ragu,Masumi berfikir sebentar...untuk menuruti keinginanan konyolnya atau tidak.
Lalu Masumi memutuskan mendekatkan wajahnya pelan-pelan ke wajah kelinci bermaksut bisa mengecup bibir Maya
Tiba-tiba
Maya bergerak dan setengah membuka mata
“Pak Masumi...”
Masumi yang terkejut karena tinggal 5cm lagi ia dapat mencium Maya. Sontak menarik wajahnya mundur
“Kau sudah bangun mungil?” Buru-buru Masumi menutupi tindakkannya yang mencurigakan.
“Iya...hoaaammmm” Maya mengulet tanpa rasa curiga
“Tidak ada yang terjadi apa-apa kan Pak Masumi diantara kita semalam?”
Masumi mengangguk salah tingkah
“Karena aku percaya Anda adalah pria terhormat”
“Iya Maya..Tidak mungkin juga aku mencium mu!” Masumi menyahut diikuti tawa Maya yang terbahak-bahak
Maya berkata “Hanya laki-laki tidak normal yang ingin menyentuh seekor kelinci pak Masumi.Apalagi ingin menciumnya..HAHAHAHHA...Anda membuat perutku sakit Pak Masumi” seru Maya kemudian bergegas kekamar mandi
Masumi terpaku di ranjangnya
JADI AKU INI PRIA TIDAK NORMAL????
hahaha...shiori cemburu buat aja masumi lebih perhatian pada si kelinci maya di depan matanya shiori.
BalasHapuswkwkwkkwkwkwk bagussss dilatih bertahun tahun....wkwkwkkw...
BalasHapusrequest ungkapin perasaan masumi ke maya dalam bentuk kelinci di depan shiori dan di rumah wkwkkwkwwk dasarrr lagi pengen cerita happpppppyyyyyyyyyyyyyyyyyyy
kelabang oh kelabang kebayang muka nya yang jail itu xixixi versi masumi yang jaranggg eh buat dunk ilustrasinya xixixixixix jadi lebih pas n kena xixixixixixixi
wkakakakak....haduuuhhh....masumi emang manusia tdk normal suka ama binatang
BalasHapuskaka mia yg gak normal tuh kl masumi cintanya sm shiodong-odong heheheh..*bisa ditimpuk TKL*
BalasHapus