Jumat, 10 Agustus 2012

CINTA DI PULAU IZU 2


Maya berlari riang gembira hanya ada ia dan masumi di pantai. Rasanya seperti dunia milikku saja gumamnya dalam hati.Aku bahagia sangat bahagia...
“Pak Masumi kau memperlihatkanku hal-hal yang sangat indah..” Maya mengatakan hal itu dengan wajah berbinar-binar. Ia baru saja menyaksikan tempat kepiting dan mereka sungguh lucu karena mereka baru saja menetas.

Masumi memandang Maya”..oh ya kau senang Maya?..apa kau bahagia berada disampingku saat ini..?”tanya Masumi dengan wajahnya yang sendu.

“Tentu saja..”sahut Maya sambil memeluk pinggang Masumi.
“Aah..... ternyata kau tinggi sekali,sekalipun aku berjinjit tetap saja terlihat pendek.!”Maya melontarkan kalimat protes mengapa tubuh kekasihnya sangat tinggi. 

Masumi tersenyum..”itu tidak jadi persoalan sayangku.”rangkul Masumi ”malah kau begitu lucu..”
 
“Haah lucu???... Pak masumi aku kan sudah dewasa..ingat donggg...aku ini kekasihmu!!!. K-e-ke-k-a-ka-sih” eja Maya mempertegas kata-kata kekasih.
“Kau bukan kekasih tapi belahan jiwaku..”hupp Masumi menggendong Maya layaknya pengantin baru “rasany ikatan kuat menggendongmu sudah menjadi takdirku”.

“Memang kau ingat saat-saat menggendongku pak Masumi?” tanya maya penasaran.
”Ingatanku sangat kuat Maya..apalagi bila menyangkut denganmu..”jawab Masumi lugas. 

”Ceritakan.!”pinta Maya. 
"Baik, sambil kita pulang yah ”.Maya mengangguk.

Masumi jalan perlahan “pertama aku menggendongmu, saat aku mengunjungi teater saat itu kau diserang oleh anjing dan kau terluka bukan?..aku menggendongmu seperti ini ingat..?” .
Maya mengangguk ”Yah aku ingat kita baru kenal waktu itu dan kau menanyakan namaku. Aku ingat karena kau begitu baik mengizinkanku melihat latihan drama dari dalam” ungkap Maya
“Lalu apa lagi...” tanya Maya 
“Hmm...??” Masumi melanjutkan..
“kau ingat sewaktu kau berhujan-hujanan kau duduk di taman lalu aku datang dan kau berteriak mengusirku,kau pingsan aku menggendongmu ke rumahku..?”

“Aku kan sedang pingsan pak..yah tidak ingatlah,tapi yang aku ingat kau menggendongku dengan paksa saat aku kabur dan kau mengurungku di lantai dua.kau seperti penculik pada waktu itu dan sangat menyebalkan..”cibir maya. Masumi tersenyum,“ dan maaf Maya sewaktu kau pingsan aku menciummu tapi hanya untuk memberi obat,karena kau sakit” Masumi menampakkan mimik menyesal . 
Maya merona “aaah anda curang!!!!...”pekiknya menutupi rasa malu 
“Kau juga curang sewaktu aku pingsan diserang preman kau juga menciumku kan.?.” Masumi membela diri . Sontak wajah Maya bersemu merah,”itu ciuman pertamaku....” ungkapnya malu-malu 
”Aku juga” jawab Masumi “jadi kita seri, eh tidak juga siy..karena saat dilembah plum aku mencuri bibirmu sewaktu kau tertidur dipangkuanku.” aku masumi dengan senyum kemenangan .Maya merengut..”huh kau memang curang...!!!”
Tidak lama wajah Masumi berubah mengeras,” aku menggendongmu saat..??Masumi terdiam. Wajahnya menampakan kesedihan. Maya tersentak menyadari kekasihnya berubah. ”aku siap mendengar apapun pak Masumi sekalipun itu kepedihan,ceritakanlah?” pinta Maya.

Masumi melanjutkan “sewaktu kau hilang Maya..aku menemukanmu di perahu karena kau telah di beri obat tidur dosis tinggi oleh berandal-berandal itu..aku sungguh bersalah aku sungguh khawatir dengan dirimu..hatiku sangat perih, itulah kesalahan terbesarku,dan sebesar apapun aku mencintaimu..kau pasti tak akan pernah memaafkanku” sesal Masumi.

Lambat laun dia harus menjelaskan pada Maya.Dosa masa lalu yang ia perbuat kepada Maya. 

Maya melihat penyesalan di mata Masumi..ia sadar jauh sebelum kejadian itu Masumi telah menjadi pelindungnya. Dan bila Masumi benar-benar sosok antagonis mengapa ia mati-matian mencariku,menjadi mawar ungu..walau ia merasa sakit hati tapi di lubuk hati terdalam ia sadar masumipun merasa bersalah padanya.Dan penyiksaan itu sudah cukup menghukumnya. Maya membelai wajah kekasihnya,mempertegas bahwa sekarang Maya sudah memaafkan dan melupakan kesalahan Masumi.

”Lalu apa lagi?” tanya Maya mengalihkan perasaan sedih Masumi
Maya langsung berseru “Ah aku tambahkan kau menggendongku dengan paksa karena ingin berperahu denganku” sergah Maya.
Hahaha Masumi tertawa karena pada waktu itu berhasil menjebak Maya..”. ternyata bila disadari kita telah banyak mengalami kejadian berdua yah Maya..dan ikatan kita sudah tercipta,bersukur kita bisa mengungkapkannya...sebelum semua terlambat..” bisik Masumi kemudian menurunkannya.

”Kita masuk “ Masumi menggandeng tangan Maya, menuntunya ke balkon..”kita nikmati senja disini” .Masumi mengajak Maya berdiri disampingnya.

Pemandangan pada sore itu sungguh indah.Matahari hampir tenggelam. Maya dapat merasakan suara deburan ombak,suara angin pantai. Semilir,sejuk..harmonisasi alam yang terpadu dengan sangat baik. Ia melihat langit berwarna jingga dan yang paling membuatnya bahagia karena masumi berada di sampingnya. Mawar ungungnya,orang yang ia idam-idamkan selama ini .orang yang berhati tulus ,kepura-puraannya hanya topeng. Aku tidak rela bila kau menjadi milik orang lain pak Masumi..karena engkau belahan jiwaku..nyawaku yang satu lagi...

“Maya aku telah membatalkan pertunanganku” Masumi membuka pembicaraan mengenai Shiori. Maya wajib mendapatkan penjelasan ini.”aku pastikan bahwa aku serius menjalin hubungan dengamu .”
Maya merona..”.aku tidak meragukan cintamu sedikitpun pak Masumi..karena aku percaya kaulah kebahagiaanku”.
“Aku akan selalu berada disisimu..disini, dihatimu” Maya membelai dada Masumi..aku akan menjadi wanita yg dewasa pak..demi kau..mungkin sekarang aku masih kekanak-kanakkan tapi tetap tunggulah aku” pinta Maya

“Tentu Maya “ Masumi memeluk tubuh mungil Maya.”Dan aku akan melindungimu dari siapapun yang menyakitimu.walau nyawa yang aku korbankan....”
Maya sedikit berkaca-kaca, Maya tahu inilah sosok Masumi sesungguhnya , si mawar ungu..sosok yg mencintainya..sosok yang kesepian dari siapapun.

”Aku akan selalu menggenggam tanganmu Maya,kau hidupku,kau jalan yang akan kulalui baik suka dan duka...”ungkap Masumi sambil menggenggam tangan Maya erat
“Hah kau seperti sedang melamarku pak Masumi..!”teriak Maya sedikit bercanda...Masumi tertawa karena hanyut oleh perasaanya sendiri,hingga pernyataanya seperti ijab kabul. 

”Itu artinya kau dan aku akan berlabuh bersama.”Masumi menjelaskan
“Ya..yah pasti pak..aku dan kau tercipta untuk melalui ini. Aku ada karena kau di sini. Dihatiku selamanya ” Maya tak kalah romantis

“Kau mandilah..aku akan menyiapkan makan malam.aku memesan burger dan kentang kesukaanmu...”
“Mengapa kau tau kesukaanku?” tanya Maya terkejut
“Tentu karena aku kekasihmu...” ucapnya sambil mengecup pipi Maya , lalu Masumi menunjukan arah kamar mandi.


Apa aku memakai baju ini terlihat dewasa...Maya besonggek songgek , mematut-matut di cermin. Dilihat bayangannya di balik cermin yang besar itu. Sosoknya memakai blus berwarna salem ,berleher v. Belahan dadanya agak terlihat yah akukan sudah bukan anak-anak lagi. Maya memastikan dirinya..apa pak Masumi akan menyukainya...oh aku harus menggulung rambutku agar terlihat dewasa...yah seperti ini kukenakan jepitan ini dirambut agar etrlihat indah.ih ini terlihat seperti bukan aku...maya geli sendiri dengan perubahan dirinya.Yah ini langkah pertama menuju kedewasaan.
Maya menaiki tangga menuju balkon.Hari ternyata sudah gelap.”oh” pekiknya Maya melihat di balkon susunan lilin dan bunga mawar ungu. Meja dinner dengan taplak merah muda ah ini seperti candle light dinner .Maya tidak menyangkah dengan kejutan ini. Tapi isi meja itu burger dan kentang maya tertawa geli. Masumi ternyata menyimpan sisi romantisnya juga
“Halo nona Kitajima..” Maya tergelonjak kaget. Masumi membawa buket bunga..MAWAR UNGU..

Pak Masumi...Maya terperangah terpesona dengan Masumi yang mengenakan kemeja coklat lembut..sangat fresh dan rupawan.Terlihat jantan,berwibawa dan tangguh...
”Ini untukmu” Masumi memberi buket bunga mawar ungu yang sangat indah”...sudah saatnya aku mengakui semua ini..” ungkap Masumi lembut . Maya sedikit menangis..walau ia sudah tahu siapa si mawar ungu namun tetap saja mengharukan.Tidak ada yang disembunyikan sedikitpun.

Aku tahu..pak Masumi..mawar unguku..dan aku sungguh beruntung mendapat kasih sayangmu ” Maya langsung memeluk tubuh Masumi baunya harum khas parfum Masumi. 
”Kau sudah tahu?” tanya Masumi terkejut “Dari mana dan bagaimana?”tanyanya lagi. 
Maya mengedip “Aku punya mata-mata,memang kau saja yang jago berintel ria”...

Masumi tertawa karena tidak menyangkah ”tapi sudahlah hal itu sudah tidak perlu kita perdebatkan lagi,kalau kau pintar itu artinya kau cocok menjadi pendampingku”..Masumi ikut mengedipkan matanya sebelah. “pak masumi...” rajuk Maya...aku kan dari dulu pintar elaknya.".hanya buta oleh keadaan". Lalu mereka tertawa bersama.....

Kamis, 09 Agustus 2012

CINTA DI PULAU IZU 1


PUKUL 07:00 pm
Hijiri pantau terus ayahku
Masumi mengirim pesan send melalui e-mail
Tidak lama Hijiri membalas -baik pak-.

Masumi menutup labtobnya berjalan menuju beranda hotel kamarnya.Meminum segelas kopi,sedikit mengunyah sandwichnya, sarapan dari hotel.Setelah selesai Masumi meraih handphonenya 

“Mayaaa... ada telephone untukmu!!!!”teriak bibi pemilik apartemen
Maya buru-buru menuruni tangga sambil bertanya siapa gerangan yang menelephonenya sepagi ini.
”Yaah dengan Maya disini” Maya menyandarkan gagang telephone itu
“Selamat pagi nona?”sahut suara Masumi
“Aaahhh kau ternyata...selamat pagi pak Masumi..”jawab maya bergembira
“Hei kau kan bisa menghubungiku lewat hp ku?tanya maya
“Hanya untuk sementara Maya..”Masumi menjelaskan singkat
Yah Maya paham...”baiklah aku mengerti....hei kau sudah sarapan?”tanya Maya kembali

“Sudah,kau?
“Belum...aku terlalu bahagia hingga belum lapar”jawab Maya tertawa
“Bahagia karena apa Maya?”suara Masumi merdu
“Hhm... bahagia karena kau semalam menciumku “jawab Maya polos setengah berbisik
 Masumi tertawa kecil...”kau harus sarapan nona..hanya dengan ciumanku nutrisimu tak tercukupi, ingat itu”..Maya ikut tertawa
“Aku memberitahumu agar nanti siang kau jangan kemana-mana,setelah urusanku selesai aku akan menjemputmu.Bawalah 1 atau 2 baju ganti.kita akan ke Izu ”perintah Masumi
Maya terkejut dengan kabar ini..”Pak Masumi apa kau tak sibuk?”
“Aku dalam massa cuti Maya,kaupun libur latihankan...?sebaiknya memang kau harus refreshing ,bersamaku tentunya”
Wajah Maya bersemu”baiklah aku akan izin kepada Rei...upss apa aku harus mengatakan padany..bahwa aku akan menginap bersamamu?” tiba-tiba Maya bersuara panik
“Mungkin ya atau tidak..biar aku yang meminta izinnya.Nanti ku jemput kau Maya..tunggu saja di apartemen.”jawab Masumi tenang
Maya menutup gagang telphonenya.Seperti biasa kau sangat tenang menyikapi masalah pak masumi.haa aku harus berkemas2.

Maya mengoprak-oprek lemarinya...aduh aku harus mengenakan baju apa yah???? di obrak-abrik lagi bajunya...masa aku harus mengenakan baju begini...Maya bolak-balik memadu-padankan atasan dan bawahan...mengapa bajuku begini semua siy????...Maya frustasi melihat baju yang akan di pakainya nanti kencan bersama Masumi...mengapa aku seperti ini yah?tanya Maya pada dirinya sendiri,perasaan yang begitu bergejolak...aku begitu deg-degan...aku tahu bahagia adalah bisa dekat denganmu pak Masumi...ini adalah  hal yang penting setelah akting..aku seperti menjadi wanita sesungguhnya. Maya tersenyum di cermin kamarnya

“Sedang apa kau?’Rei seperti biasa mengagetkan lamunan Maya yang dilihatnya tersenyum aneh
“ah Rei kau sudah bangun...?”oh aku belum membuat sarapan ” teriak Maya
“Tenanglah..ini hari sabtu ,aku dapat jaga malam ,jadi kau tak perlu repot”

“Loh mengapa kau membongkar lemari baju Maya?tanya Rei menunjuk tumpukan baju yang di acak-acak Maya tadi
“Hehehehe” Maya tertawa malu.
Rei menatap penuh selidik,mengapa ia sedikit berubah.seminggu ini terpancar rona kebahagiaan,dan ia agak sedikit dewasa...apa ia dan Koji sudah berpacaran? Rei menerka-nerka

“Rei apakah baju ini terlihat kekanak-kanakan”tanya Maya memperlihatkan  baju lengan pendek berenda berwarna salem.dan Maya memadukannya dengan rok jins kesayangannya
Rei menggeleng....”hmmm kalau yang ini Rei “ tunjuk Maya pada baju berwarna terusan biru muda tanpa lengan berkancing besar pada sisi pinggangnya.
Rei kembali menggeleng...”aaah..berikan aku pendapat rei?” sahut maya tidak sabaran
“Aku?memang itu bajumu?dan mengapa kau tanya kekanakkan atau tidak?memang itu gayamu kan maya..siapapun pasti menggeleng bila kau tanya sedemikian rupa.”rei menerangkan jawabannya
“lagian ada apa gerangan kau menanyakan gaya busanamu” tanya rei curiga
Maya merona..tidak mungkin sekarang aku ceritakan ini pada rei bahwa aku ingin tampak dewasa dan cantik di hadapan pak masumi...tidak sekarang  tegas maya pada dirinya sendiri
“tidak apa-apa rei”jawabnya singkat

KEDIAMAN TAKAMIYA
“Bagaimana dengan keadaan shiori sekarang” tanya masumi kepada bibi pengasuh shiori
Sambil berjalan sang bibi mnejelaskan “semenjak anda menyadarkannya tempo hari nona shiori perlahan-lahan dapat bangkit pak masumi”..jawab bibi “anda dapat melihat perubahannya,akan saya antar anda ke kebun bunga kesayangan nona,tuan besarpun sepertinya paham bahwa selama ini ia terlalu melindungi nona shiori hingga nona menjadi rapuh.Dan saya rasa seharusnya beliau harus berterima kasih pada anda.”
Masumi melihat shiori yang sedang menyiangi bunga-bunga anggreknya.shiori sudah agak sehat tampaknya.Shiori melihat masumi lalu tersenyum ramah,masumi membalas
“Aku ingin menemui pak takamiya”
“Baik “jawab bibi
**********************************************************************
PUKUL 11:30 PM
Maya ada yang mencarimu “teriak bibi pemilik apartemen
“Iyaaa..aku akan kebawah”teriak maya tidak kalah kencang
Bruk..bruk..brukk..maya menuruni tangga dan di lihatnya di depan pintu “pak masumi...kau sudah datang?..maya melihat penampilan masumi tidak berdasi hanya mengenakan kemeja biru dan kancingnya terbuka 2 kancing.jadi tidak terlalu formal.tapi terlihat mempesona...
Masumi tersenyum...sebentar aku akan mengambil tasku.maya berbalik keatas.Rei ikut turun,”kau akan kemana?”tanya rei
Dan rei sedikit terkejut dengan keberadaan sosok masumi direktur daito.
Masumi menyapa rei..”selamat siang rei?”
Siang jawab rei agak bingung...”aku akan meminjam temanmu selama 2 hari,kau tenang saja akan aku kembalikan ia dalam keadaan utuh dan baik-baik saja”lanjut masumi
Rei agak melongo”..haah meminjam dua hari?apa artinya??
Rei berbalik menatap maya ,sorot mata rei sangat tajam seolah-olah ingin mengatakan mayaaa sepertinya kau menyembunyikan sesuatu dariku???
Maya yang paham dengan sifat rei hanya tersenyum malu...
Ia sungguh tak paham maya dan masumi pergi bersama selama dua hari?untuk kepentingan apa?dan mereka kan membenci satu sama lain lalu bagaimana dengan tunangan masumi?seribu pertanyaan tercipta dikepala rei
“tenanglah rei ini hanya urusan pribadi,dan tidak ada hubungannya dengan pargelaran...”jelas masumi seakan paham dengan reaksi bingung rei.
“Oh...saya siy terserah maya...hati-hati dan jagalah baik-baik”
Maya dan masumi tersenyum
Rei  sudah biasa menyerahkan maya kepada masumi.Jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan.
“Mari maya..masumi mengulur tangannya meraih tas bawaan maya..maya sedikit terkejut dengan perhatian masumi.Dan lagi ini kan masih dilihat rei..mereka menuju mobil masumi.Masumi membukakan pintu untuk maya.Sebelum masuk mobil maya melambaikan tangan pada rei yang masih berdiri keheranan didepan apartemen.
Rei balas melambai,dan melihat mobil masumi melaju makin menjauh membawa maya.”ada hal yang aneh dari keduanya?’dan mengapa masumi menunjukan perhatiannya pada maya?ckckkc..rei menggeleng-geleng, berlalu memasuki kamarnya.lebih baik aku tidur dan menodongnya nanti setelah ia pulang bathin rei.

DI MOBIL
Masumi dengan wajah berbinar menyetir mobilnya ,tidak lambat tidak cepat,sangat menikmati perjalanan ini.karena ia bersama maya..seseorang yang selalu membuatnya lupa akan semua urusan pekerjaan,urusan yang membuatnya bekerja keras.
“Berapa jam kita ke izu ?”tanya maya ingin tahu
“Hanya beberapa jam maya,mengapa kau lelah?”
“Tentu tidak..”.maya menggeleng .masumi memandangnya perlahan,,,sangat tidak disangkah maya mau berlibur dengannya..mau duduk diam disampingnya setelah 7 tahun akhirnya ia menjadi jinak fikir  masumi ,ia tertawa dengan segala pertengkarannya selama ini???..hal yang sama yang ada difikiran maya.aah aku sampai detik ini tidak percaya bahwa sosok ini yang mengidolakanku.
“Kita akan menepi untuk makan siang maya”.tidak lama setelah itu masumi mengajak ke restaurant.setelah makan siang mereka melanjutkan perjalanan kembali
Mobil masumi menanjak,lama-lama jalan terlihat sempit...lalu maya melihat villa yang menjulang tinggi bangunan dua lantai...gaya bangunannya mengingatkan villa di nagoya..masumi memasukan mobilnya ke garasi.mengandeng maya dan menuntunnya ke villa.begitu sepi,,,begitu tenang..masumi membuka pintu.
“biasany ada penjaga villa yang melayani kebutuhanku”masumi membuka obrolan namun untuk kedatangan kali ini biar kau yang mengurusku “masumi sedikit menggoda maya
Wajah maya makin merah,dari tadi ia menahan jantungnya yang terus berdegub,berdesir,dan bergejolak.
“dan sekarang kita berdua disini...selamat datang  “sambut masumi sambil membuka tirai jendela yang memperlihatkan pemandangan laut yang begitu indah.maya berlari menuju masumi memeluknya erat,gejolak yang dari tadi di tahannya.gejolak wanita kepada lawan jenisnya...masumi membelai wajah maya..masih mengaggap ini mimpi...masumi mencium maya.Maya membalasnya tanpa malu..kini dihadapannya adalah kekasihnya..kekasih yang lama ia nantikan...kekasih yang mempunyai ikatan kuat lebih dari siapapun..
“Sudah nanti kita lanjutkan lagi yah..”masumi menghentikan ciuman maya..maya tersenyum malu karena tindakannya terlihat konyol...
”aku akan membuatkanmu minuman.setelah istirahat sebentar nanti kita jalan-jalan ke pantai,dan akan aku perlihatkan  kau kepiting-kepiting kecil..juga ombak yang indah”masumi berkata sambil membelai rambut maya
Selagi masumi membuatkannya minuman maya berkeliling ruangan.ia ingin tahu sosok masumi di luar pekerjaannya....semuanya rapih...dan semuanya sungguh serius..buku-bukunya juga banyak (banyak yang tidak kumengerti.: )) mengapa ruangan villa ini begitu sepi...apa yang ia lakukan selama ini disini yah?apakah nona shiori pernah mengunjunginya disini?tanya maya penasaran....
“maya..”.panggil masumi lembut “kemarilah”
Maya menghampiri masumi,ia mulai terbiasa dengan sosok masumi yang penuh kasih.sesungguhnya telah lama ia merasakan pandangan masumi yang kesepian dan menatapnya kosong..atau memandangnya dengan penuh perasaan.
"Kita bermain ke pantai.".ajak masumi.


BERSAMA DENGANMU


Setting : Saat Masumi meninggalkan rumah Eisuke Hayami dan sedang memulihkan kondisi Shiori pasca percobaan bunuh diri

“Oke aku tahu bahwa sekarang bukan saat yang tepat untuk memaksa pak masumi menemuiku..tapi mengapa rindu ini begitu ingin bertemu...oh aku bagai akoya yang harus merelakan isshin tercinta.Aku percaya akan cintanya dan itu tak perlu kuragukan aku hanya harus menunggu”.Maya menerawang di atas balkon,memandang langit yang berwajah masumi

“Maya cepatlah kemari “ teriak pak kuronuma
“Lihatlah isshinmu...aku rasa kita sudah sangat sempurna untuk mementaskan bidadari merah”
Maya melihat sakuroji yang tampak bugar,sepertinya pak kuronuma sangat pandai menyemangati aktornya.buktinya cedera koji tak tampak secara kasat mata...sungguh hebat.
Koji hanya tersenyum acuh.ia sungguh profesional menyikapi maya,walau sampai detik ini maya tidak tahu alasan koji mengabaikannya.tapi maya terlalu sibuk dengan memikirkan masumi.jadi dia hanya menganggap koji marah karena ia ikut andil dalam kecelakaan yg menimpa koji.
kau tidak tahu betapa hancurnya aku maya”koji bergumam sendiri
Tapi demi cita-citaku..demi bidadari merah akan aku lakukan yang terbaik,yah kau adalah belahan jiwaku,hanya aku yang mampu.bukan dia,seseorang yang kau benci.
“Oke seminggu lagi kita akan uji coba,pentas besar.Lakukan yang terbaik.sebagai balasannya kalian boleh libur besok 2 hari .”seru pak kuronuma
Semua bersorakkk horeee
Tumben sekali pak sutradara kita berbaik hati
Maya tersenyum, libur apakah ia berencana untuk libur.Baginya pertunjukan ini sangat penting,yang aku tahu hanya latihan dan latihan..aah rasanya aku begitu kecil dihadapan pak masumi
 
*********************************************************
DAITO BUILDING
“Pak masumi ini kopi kesukaan anda”mizuki menghampiri
“Sudah larut pak,apakah anda akan terus memeriksa berkas itu padahal anda kan sedang masa cuti?”
“Yah...kau pulanglah”jawab masumi lalu  kembali memeriksa beberapa dokumen
Mizuki mematung tetap berdiri di hadapan masumi.
“anda semakin gila bekerja pak”
Masumi tersenyum.”.begitulah”
“Saya tidak tahu apa yang terjadi hingga akhirnya seperti ini,dan adakah hubungan ini dengan pemeran calon bidadari merah?”
Lagi-lagi masumi hanya tersenyum simpul
“Pasti anda telah memperhitungkan semua ini pak...
“namun........”kata-kata mizuki terhenti
Masumi mulai tetarik dengan obrolan mizuki
“Namun apa mizuki?”
“Pak hayami bertanya kepada saya adakah wanita lain yang membuat anda membatalkan pernikahan?...saya hanya menggeleng”
“Dan beliau akan mencari tahu..dan bila ia tahu wanita tersebut...pak hayami akan menghancurkannya.Hati-hatilah pak masumi....kita sangat tahu watak beliau”mizuki menampakan wajah khawatir
Masumi diam membisu..ingin menghancurkan maya..hmm untuk kedua kalinya
“Anda tak apa-apa pak masumi?”tanya mizuki
“Yah...tak apa-apa.Terima kasih mizuki..kau bukan hanya seketarisku,namun sudah kuanggap seperti sahabatku.kau tak usah khawatir.Ini semua akan baik-baik saja”
Mizuki menghela nafas...pak masumi pasti telah memegang kartu AS,hingga ia berani dengan tenang melawan klan takamiya.

Pukul 11 malam
Maya hanya terdiam di ruang kamarnya,melamunkan masumi dan pementasan.
Haah...aku seperti orang bodoh saja...tidak bisa mengenyahkan wajah pak masumi...mengapa aku baru menyadari wajahnya yang rupawan..mengapa dulu aku melihatnya seperti kecoa..kelabang...hufff maafkan aku pak masumi,mawar unguku.sesungguhnya kau yang pintar berakting menutupi perasaanmu sendiri.kau begitu sabar menungguku..padahal waktu kau bertunangan aku  cemburu,namun aku begitu bodoh mengingkari perasaanku sendiri...pak masumi
“Maya sampai kapan kau melamun?” Teriak rei
“ ha..eh..oh “ gumam maya seperti biasa ketika tersadar dengan keberadaan rei
“Tidurlah esokkan ada latihan?” nasihat rei
“Esok libur rei”
“Wooh libur?ada apa?”
“Tidak tahu,pak kuronuma hanya ingin para pemeran tidak terbebani dengan pementasan.kami di perintahkan relaxsasi agar akting kami bisa sealami mungkin”
“Lalu apa rencanamu dalam libur 2 hari itu?”
Maya hanya mengangkat pundaknya.
“Aku tak bisa tidur rei..aku ingin keluar dan menghirup udara segar”pinta maya kepada rei
“baiklah..hati-hati”
Maya mengambil jaketnya,suhu diluar sangat sejuk.Maya akan berjalan menuju taman,tempat favoritnya.namun dikejauhan ia melihat mobil yang tak asing buatnya...
“itu mobil hayami san”pekiknya..wajah maya sangat bahagia...ia setengah berlari menuju mobil yang sedang di parkir,suasana sudah sangat sepi,maya tidak menemukan siapapun..ia melongok kedalam mobil,,menempelkan wajahnya agar dapat melihat isi didalam mobil..berharap kekasihnya itu sedang tertidur.kosong...
Degub jantung maya semakin tak karuan..sepertinya aku salah mobil sedikit berwajah kecewa...
“mencari siapa nona ?”tanya suara dibelakang maya
Suara yang sangat dikenalnya..suara yang sangat dirindunya
Deg degub jantung maya berdegub makin kencang, maya membalikkan tubuhnya
Masumi tersenyum sendu,memegang segelas kopi hangat.wajah yang di nantinya..hampir saja maya ingin berlari memeluknya.
“Pak masumi...teriak maya...”mengapa anda disini..sedang apa?”
Masumi mnegangkat jari telunjuk kebibirnya .”.hussh ini sudah malam maya..kau tetap saja berisik”.
Maya cemberut
“Aku pulang dari daito,entah mengapa aku begitu merindukanmu hingga akhirnya aku hanya bisa melihat jendela kamarmu,dan berharap kau merasakan keberadaanku”jelas masumi
Maya merona ”...sungguh terlalu..kau kan bisa memanggilku..kau..kau tak tahu..begitu aku..aku..”maya belepotan bicaranya tak karuan,antara protes,marah,rindu dan senang.
Masumi tersenyum bahagia.”.kau merindukanku maya?”
“Tidakkkk..”maya menjulurkan lidah
Kau menyebalkan pak masumi..gerutu maya dalam hati .apa susahnya siy menemuiku selayaknya kekasih di landa rindu..malah kau diam-diam menengokku tanpa sedikitpun aku tahu.2 minggu tidak bertemu bukan perkara mudah ...lebih baik aku menjadi musuhmu tapi bebas menemuimu,,menjadi kekasih malah tidak bebas.huuh

 
Sambil bersingut Maya berjalan meninggalkan masumi..
“Hey maya..mau kemana..?”tanya masumi sambil mengikuti  maya dari belakang
“Huuh...aku marah....”! maya berjalan semakin cepat
Masumi tersenyum geli..“heyyy sayang...” panggil masumi
maya menengok..lalu merona Masumi tertawa terpingkal-pingkal
Dasar menyebalkan..ia tetap tak berubah.tetap menggodaku ,iiihhhh..maya membuang muka bergegas pergi
Masumi mengikuti maya dari belakang.tetap tersenyum geli..yah maya bersamamu membuatku lupa dengan semua masalah yang terjadi.
Maya menuju taman...“Maya kau mau kopi ini?” masumi menawarkan kopinya yang tadi dibeli “Lalu kau?” Tanya maya “Aku bisa membelinya lagi.”jawab masumi “..tidak..tidak..kita berbagi  saja..setengah-setengah..bukankah kita sepasang kekasih?tanya maya


Masumi tersenyum...”yah tentu saja “sambil mengecup pipi maya.Maya tersipu.Masumi sangat pandai membuatnya maluOh kekasihku tercinta..mengapa hanya berdua begini segalanya begitu indah
“Pak masumi kau tak lelah? Tanya maya .“Bersamamu?”masumi lalu menggeleng .“Kalau begitu aku ingin kau mengayunkan aku..diayunan itu..”tunjuk maya.Masumi melotot”...aku fikir kau perhatian...”“hayulahhh...”maya merajuk seperti anak kecil.
“Mayaaa..aku kan direktur daito..masa bermain ayunan seperti mengasuh anaknya...lagian kau sudah dewasa..”
“Masumi.” rajuk maya lagi.”.aku kan tak pernah bermain dengan mu.apaa itu yang namanya kekasih??”
“Baiklah..masumi menyerah dengan kata2 kekasih yang di ucapkan maya“Beginikah tugas menjadi kekasih?”fikir masumi..
“Lagii.....kyyaaaa .....lagiii..”maya tertawa gembira setiap masumi mendorong ayunan itu setinggi2nya...maya begitu mungil,jadi tidak sulit baginya.masumi  ikut tertawa...masa hanya begini saja ia sudah bahagia..dan akupun???


“Maya bagaimana latihanmu?”  tanya masumi sambil mengayun maya perlahan.“Baik,semuanya berjalan lancar,koji juga sudah kelihatan pulih,dan kami diberi waktu 2 hari berlibur.
“Libur ? tanya masumi.“yah libur,tapi sepertinya aku tidak kemana-mana”..jawab maya
“Lalu bagaimana dengan ayumi sainganmu?”lanjut masumi.“Entahlah pak masumi..yang pasti aku pun ingin melihat bidadari yang akan diperankan ayumi,hanya begini saja aku sudah cukup bangga bisa berperan sebagai akoya,,walau hanya percobaan.aku berharap bisa memerankannya dengan sangat baik.”
Masumi tersenyum bangga,maya adalah pejuang yang hebat.tetap konsisten dengan cita2nya.dan kini impiannya akan tercapai.


“Lalu...”.lanjut masumi sambil berjalan menghampiri maya dan berlutut.Maya terkaget karena masumi berada begitu dekat dengan wajahnya..maya melihat lekat-lekat wajah masumi..sungguh bersinar dan rupawan..bukan wajah seorang direktur,,bukan wajah dingin yang tak berperasaan.tapi wajah yang begitu hangat menatapku.
Masumi menggenggam tangan maya....”lalu apa pak masumi?”tanya maya kembali “Lalu bagaimana denganku?”


“Hahahah..”maya tertawa dengan pertanyaan masumi..”.bagaimana apanya?”.
“Hey dilarang bertanya sebelum menjawab ‘! sanggah masumi..
“Yah aku bingung dengan pertanyaanmu itu,pak masumi..”elak maya
“Oke akan aku jelaskan,bagaimana dengan diriku sekarang ini dihadapanmu maya?”
“kau ?”pekik maya sembari tersipu
”...hmmh..kau begitu rupawan pak masumi”jawabnya malu-malu
Masumi terperangah ”..hah..tapi kan wajahku sudah dari dulu rupawan maya...mengapa kau baru menyadarinya”.tanya masumi
“Dulu kan kau selalu sinis dan menyebalkan”..sanggah maya.’itu yang menutupi rupawanmu pak masumi..coba kau tidak dingin pasti aku sudah jatuh cinta padamu dari dulu.”
“Jatuh cinta....?baik..baik..kapan kau mulai jatuh cinta padaku” tanya masumi kembali.ia merasa senang dengan kepolosan maya.
“Hhhm..entahlah?sepertinya setelah mendengar kau bertunangan...tapi aku juga tak tahu..itukah jatuh cinta?yang pasti aku sangat tidak tenang dengan kabar tersebut.
“Maafkan aku maya?’ungkap masumi,ekpresinya bersedih.“Haah mengapa kau meminta maaf?”buru-buru maya menggenggam tangan kekasihnya
“Yah aku membuatmu tidak tenang pada saat itu.Namun percayalah padaku...” masumi balik menggenggam erat.
Aku akan segera menyelesaikan ini semua.sebentar lagi maya..aku harus tetap melindungimu dari badai ini.aku tidak mau salah satu klanpun menyentuhmu..jadi aku harus bermain serapih mungkin agar kau tak terlibat..masumi berkata di dalam hatinya
Pada saat itu maya memperhatikan kekasihnya..pak masumi mengapa kau begitu mencintaiku..bukankah aku bodoh?ceroboh?apa aku pantas menjadi kekasihmu..mengapa kau lebih memilih aku gadis pendek yang berisik?.

 
“Pak masumi...”maya mengagetkan lamunan masumi.”bolehkah aku meminta sesuatu”
“Yah...”tanya masumi.”Apa permintaanmu.?
“Aku ,aku.. ingin ...hmmm “ maya memalingkan wajahnya..”aku ingin kau menciumku pak masumi”.maya sangat malu dan wajahnya merona...
“Bukankah tadi sudah”goda masumi “Bukan di pipi”! bantah maya
“Haaah...jadi dimana?...di sini?” pak masumi menunjuk keningnya sendiri.
Maya berdiri..kembali merajukk...”aah kau menyebalkan” gerutu maya dengan wajah seperti kepiting saos padang*hihihihi
Masumi ikut berdiri dan tertawa terbahak-bahak..Engkau sungguh lucu maya..kau bukan  telur emasku...tapi kau telur kebahagiaanku.

 
Masumi langsung menarik tangan maya dan kini maya sudah ada dalam pelukannya.maya sungguh berdebar dan kaget dengan tindakan masumi...rasanya ingin melayang fikir maya terhanyut dengan pesona masumi....lalu masumi membelai pipi maya mengangkatnya dan menenggelamkan wajahnya ke bibir maya.maya merasakan kehangatan bibir masumi,seperti tak asing di bibirnya.,,bibir masumi begitu lembut mencium maya.aah ini kah bibir orang yg selalu meledekku...maya seakan kehilangan kesadarannya.


“Sudah malam sebaiknya kau pulang “sembari mengusap lembut rambut maya,dengan posisi maya masih berada dipeluknya.maya memandang wajah kekasihnya....sungguh bahagia rasanya.
“Baiklah..lalu kau sendiri pak masumi ?..
“aku akan pulang,beristirahat dan memimpikanmu “ jawab masumi lembut
“Pak masumi..aku sangat..sangat..menyayangimu..”.rona wajah maya kembali bersemu.masumi tersenyum bahagia..lalu mendekap erat tubuh mungil kekasihnya...”
“Yah aku sangat merasakan itu,sekarang kau fikirkan pentasmu..bila ada kesempatan aku akan menemuimu.percayalah..bila tiba saatnya nanti...berikan aku akoya yang sebenarnya...di dunia nyata.akulah isshinmu maya...jadi tak akan aku serahkan kau pada yang lain...”
Lalu masumi menatap maya memasuki apartemannya.dan maya membuka jendela,melambaikan tanganya.gurat wajahnya bahagia.masumi balik melambaikan tangan.ia sama bahagianya dengan maya.dahulu jendela itu selalu dilihatnya dengan hampa..namun kini semua berbalik indah.
Aku mencintaimu maya