Setting : Saat Masumi meninggalkan rumah Eisuke Hayami dan sedang memulihkan kondisi Shiori pasca percobaan bunuh diri
“Oke aku tahu bahwa sekarang bukan saat yang tepat untuk memaksa pak masumi menemuiku..tapi mengapa rindu ini begitu ingin bertemu...oh aku bagai akoya yang harus merelakan isshin tercinta.Aku percaya akan cintanya dan itu tak perlu kuragukan aku hanya harus menunggu”.Maya menerawang di atas balkon,memandang langit yang berwajah masumi
“Maya cepatlah kemari “ teriak pak kuronuma
“Lihatlah isshinmu...aku rasa kita sudah sangat sempurna untuk mementaskan bidadari merah”
Maya melihat sakuroji yang tampak bugar,sepertinya pak kuronuma sangat pandai menyemangati aktornya.buktinya cedera koji tak tampak secara kasat mata...sungguh hebat.
Koji hanya tersenyum acuh.ia sungguh profesional menyikapi maya,walau sampai detik ini maya tidak tahu alasan koji mengabaikannya.tapi maya terlalu sibuk dengan memikirkan masumi.jadi dia hanya menganggap koji marah karena ia ikut andil dalam kecelakaan yg menimpa koji.
kau tidak tahu betapa hancurnya aku maya”koji bergumam sendiri
Tapi demi cita-citaku..demi bidadari merah akan aku lakukan yang terbaik,yah kau adalah belahan jiwaku,hanya aku yang mampu.bukan dia,seseorang yang kau benci.
“Oke seminggu lagi kita akan uji coba,pentas besar.Lakukan yang terbaik.sebagai balasannya kalian boleh libur besok 2 hari .”seru pak kuronuma
Semua bersorakkk horeee
Tumben sekali pak sutradara kita berbaik hati
Maya tersenyum, libur apakah ia berencana untuk libur.Baginya pertunjukan ini sangat penting,yang aku tahu hanya latihan dan latihan..aah rasanya aku begitu kecil dihadapan pak masumi
Tapi demi cita-citaku..demi bidadari merah akan aku lakukan yang terbaik,yah kau adalah belahan jiwaku,hanya aku yang mampu.bukan dia,seseorang yang kau benci.
“Oke seminggu lagi kita akan uji coba,pentas besar.Lakukan yang terbaik.sebagai balasannya kalian boleh libur besok 2 hari .”seru pak kuronuma
Semua bersorakkk horeee
Tumben sekali pak sutradara kita berbaik hati
Maya tersenyum, libur apakah ia berencana untuk libur.Baginya pertunjukan ini sangat penting,yang aku tahu hanya latihan dan latihan..aah rasanya aku begitu kecil dihadapan pak masumi
*********************************************************DAITO BUILDING
“Pak masumi ini kopi kesukaan anda”mizuki menghampiri
“Sudah larut pak,apakah anda akan terus memeriksa berkas itu padahal anda kan sedang masa cuti?”
“Yah...kau pulanglah”jawab masumi lalu kembali memeriksa beberapa dokumen
Mizuki mematung tetap berdiri di hadapan masumi.
“anda semakin gila bekerja pak”
Masumi tersenyum.”.begitulah”
“Saya tidak tahu apa yang terjadi hingga akhirnya seperti ini,dan adakah hubungan ini dengan pemeran calon bidadari merah?”
Lagi-lagi masumi hanya tersenyum simpul
“Pasti anda telah memperhitungkan semua ini pak...
“namun........”kata-kata mizuki terhenti
Masumi mulai tetarik dengan obrolan mizuki
“Namun apa mizuki?”
“Pak hayami bertanya kepada saya adakah wanita lain yang membuat anda membatalkan pernikahan?...saya hanya menggeleng”
“Dan beliau akan mencari tahu..dan bila ia tahu wanita tersebut...pak hayami akan menghancurkannya.Hati-hatilah pak masumi....kita sangat tahu watak beliau”mizuki menampakan wajah khawatir
Masumi diam membisu..ingin menghancurkan maya..hmm untuk kedua kalinya
“Anda tak apa-apa pak masumi?”tanya mizuki
“Yah...tak apa-apa.Terima kasih mizuki..kau bukan hanya seketarisku,namun sudah kuanggap seperti sahabatku.kau tak usah khawatir.Ini semua akan baik-baik saja”
Mizuki menghela nafas...pak masumi pasti telah memegang kartu AS,hingga ia berani dengan tenang melawan klan takamiya.
Pukul 11 malam
Maya hanya terdiam di ruang kamarnya,melamunkan masumi dan pementasan.
Haah...aku seperti orang bodoh saja...tidak bisa mengenyahkan wajah pak masumi...mengapa aku baru menyadari wajahnya yang rupawan..mengapa dulu aku melihatnya seperti kecoa..kelabang...hufff maafkan aku pak masumi,mawar unguku.sesungguhnya kau yang pintar berakting menutupi perasaanmu sendiri.kau begitu sabar menungguku..padahal waktu kau bertunangan aku cemburu,namun aku begitu bodoh mengingkari perasaanku sendiri...pak masumi
“Maya sampai kapan kau melamun?” Teriak rei
“ ha..eh..oh “ gumam maya seperti biasa ketika tersadar dengan keberadaan rei
“Tidurlah esokkan ada latihan?” nasihat rei
“Esok libur rei”
“Wooh libur?ada apa?”
“Tidak tahu,pak kuronuma hanya ingin para pemeran tidak terbebani dengan pementasan.kami di perintahkan relaxsasi agar akting kami bisa sealami mungkin”
“Lalu apa rencanamu dalam libur 2 hari itu?”
Maya hanya mengangkat pundaknya.
“Aku tak bisa tidur rei..aku ingin keluar dan menghirup udara segar”pinta maya kepada rei
“baiklah..hati-hati”
Maya mengambil jaketnya,suhu diluar sangat sejuk.Maya akan berjalan menuju taman,tempat favoritnya.namun dikejauhan ia melihat mobil yang tak asing buatnya...
“itu mobil hayami san”pekiknya..wajah maya sangat bahagia...ia setengah berlari menuju mobil yang sedang di parkir,suasana sudah sangat sepi,maya tidak menemukan siapapun..ia melongok kedalam mobil,,menempelkan wajahnya agar dapat melihat isi didalam mobil..berharap kekasihnya itu sedang tertidur.kosong...
Degub jantung maya semakin tak karuan..sepertinya aku salah mobil sedikit berwajah kecewa...
“mencari siapa nona ?”tanya suara dibelakang maya
Suara yang sangat dikenalnya..suara yang sangat dirindunya
Deg degub jantung maya berdegub makin kencang, maya membalikkan tubuhnya
Masumi tersenyum sendu,memegang segelas kopi hangat.wajah yang di nantinya..hampir saja maya ingin berlari memeluknya.
“Pak masumi...teriak maya...”mengapa anda disini..sedang apa?”
Masumi mnegangkat jari telunjuk kebibirnya .”.hussh ini sudah malam maya..kau tetap saja berisik”.
Maya cemberut
“Aku pulang dari daito,entah mengapa aku begitu merindukanmu hingga akhirnya aku hanya bisa melihat jendela kamarmu,dan berharap kau merasakan keberadaanku”jelas masumi
Maya merona ”...sungguh terlalu..kau kan bisa memanggilku..kau..kau tak tahu..begitu aku..aku..”maya belepotan bicaranya tak karuan,antara protes,marah,rindu dan senang.
Masumi tersenyum bahagia.”.kau merindukanku maya?”
“Tidakkkk..”maya menjulurkan lidah
Kau menyebalkan pak masumi..gerutu maya dalam hati .apa susahnya siy menemuiku selayaknya kekasih di landa rindu..malah kau diam-diam menengokku tanpa sedikitpun aku tahu.2 minggu tidak bertemu bukan perkara mudah ...lebih baik aku menjadi musuhmu tapi bebas menemuimu,,menjadi kekasih malah tidak bebas.huuh
Sambil bersingut Maya berjalan meninggalkan masumi..
“Hey maya..mau kemana..?”tanya masumi sambil mengikuti maya dari belakang
“Huuh...aku marah....”! maya berjalan semakin cepat
Masumi tersenyum geli..“heyyy sayang...” panggil masumi
maya menengok..lalu merona Masumi tertawa terpingkal-pingkal
Dasar menyebalkan..ia tetap tak berubah.tetap menggodaku ,iiihhhh..maya membuang muka bergegas pergi
Masumi mengikuti maya dari belakang.tetap tersenyum geli..yah maya bersamamu membuatku lupa dengan semua masalah yang terjadi.
Maya menuju taman...“Maya kau mau kopi ini?” masumi menawarkan kopinya yang tadi dibeli “Lalu kau?” Tanya maya “Aku bisa membelinya lagi.”jawab masumi “..tidak..tidak..kita berbagi saja..setengah-setengah..bukankah kita sepasang kekasih?tanya maya
Masumi tersenyum...”yah tentu saja “sambil mengecup pipi maya.Maya tersipu.Masumi sangat pandai membuatnya maluOh kekasihku tercinta..mengapa hanya berdua begini segalanya begitu indah
“Pak masumi kau tak lelah? Tanya maya .“Bersamamu?”masumi lalu menggeleng .“Kalau begitu aku ingin kau mengayunkan aku..diayunan itu..”tunjuk maya.Masumi melotot”...aku fikir kau perhatian...”“hayulahhh...”maya merajuk seperti anak kecil.
“Mayaaa..aku kan direktur daito..masa bermain ayunan seperti mengasuh anaknya...lagian kau sudah dewasa..”
“Masumi.” rajuk maya lagi.”.aku kan tak pernah bermain dengan mu.apaa itu yang namanya kekasih??”
“Baiklah..masumi menyerah dengan kata2 kekasih yang di ucapkan maya“Beginikah tugas menjadi kekasih?”fikir masumi..
“Lagii.....kyyaaaa .....lagiii..”maya tertawa gembira setiap masumi mendorong ayunan itu setinggi2nya...maya begitu mungil,jadi tidak sulit baginya.masumi ikut tertawa...masa hanya begini saja ia sudah bahagia..dan akupun???
“Maya bagaimana latihanmu?” tanya masumi sambil mengayun maya perlahan.“Baik,semuanya berjalan lancar,koji juga sudah kelihatan pulih,dan kami diberi waktu 2 hari berlibur.
“Libur ? tanya masumi.“yah libur,tapi sepertinya aku tidak kemana-mana”..jawab maya
“Lalu bagaimana dengan ayumi sainganmu?”lanjut masumi.“Entahlah pak masumi..yang pasti aku pun ingin melihat bidadari yang akan diperankan ayumi,hanya begini saja aku sudah cukup bangga bisa berperan sebagai akoya,,walau hanya percobaan.aku berharap bisa memerankannya dengan sangat baik.”
Masumi tersenyum bangga,maya adalah pejuang yang hebat.tetap konsisten dengan cita2nya.dan kini impiannya akan tercapai.
“Lalu...”.lanjut masumi sambil berjalan menghampiri maya dan berlutut.Maya terkaget karena masumi berada begitu dekat dengan wajahnya..maya melihat lekat-lekat wajah masumi..sungguh bersinar dan rupawan..bukan wajah seorang direktur,,bukan wajah dingin yang tak berperasaan.tapi wajah yang begitu hangat menatapku.
Masumi menggenggam tangan maya....”lalu apa pak masumi?”tanya maya kembali “Lalu bagaimana denganku?”
“Hahahah..”maya tertawa dengan pertanyaan masumi..”.bagaimana apanya?”.
“Hey dilarang bertanya sebelum menjawab ‘! sanggah masumi..
“Yah aku bingung dengan pertanyaanmu itu,pak masumi..”elak maya
“Oke akan aku jelaskan,bagaimana dengan diriku sekarang ini dihadapanmu maya?”
“kau ?”pekik maya sembari tersipu
”...hmmh..kau begitu rupawan pak masumi”jawabnya malu-malu
Masumi terperangah ”..hah..tapi kan wajahku sudah dari dulu rupawan maya...mengapa kau baru menyadarinya”.tanya masumi
“Dulu kan kau selalu sinis dan menyebalkan”..sanggah maya.’itu yang menutupi rupawanmu pak masumi..coba kau tidak dingin pasti aku sudah jatuh cinta padamu dari dulu.”
“Jatuh cinta....?baik..baik..kapan kau mulai jatuh cinta padaku” tanya masumi kembali.ia merasa senang dengan kepolosan maya.
“Hhhm..entahlah?sepertinya setelah mendengar kau bertunangan...tapi aku juga tak tahu..itukah jatuh cinta?yang pasti aku sangat tidak tenang dengan kabar tersebut.
“Maafkan aku maya?’ungkap masumi,ekpresinya bersedih.“Haah mengapa kau meminta maaf?”buru-buru maya menggenggam tangan kekasihnya
“Yah aku membuatmu tidak tenang pada saat itu.Namun percayalah padaku...” masumi balik menggenggam erat.
Aku akan segera menyelesaikan ini semua.sebentar lagi maya..aku harus tetap melindungimu dari badai ini.aku tidak mau salah satu klanpun menyentuhmu..jadi aku harus bermain serapih mungkin agar kau tak terlibat..masumi berkata di dalam hatinya
Pada saat itu maya memperhatikan kekasihnya..pak masumi mengapa kau begitu mencintaiku..bukankah aku bodoh?ceroboh?apa aku pantas menjadi kekasihmu..mengapa kau lebih memilih aku gadis pendek yang berisik?.
“Pak masumi...”maya mengagetkan lamunan masumi.”bolehkah aku meminta sesuatu”
“Yah...”tanya masumi.”Apa permintaanmu.?
“Aku ,aku.. ingin ...hmmm “ maya memalingkan wajahnya..”aku ingin kau menciumku pak masumi”.maya sangat malu dan wajahnya merona...
“Bukankah tadi sudah”goda masumi “Bukan di pipi”! bantah maya
“Haaah...jadi dimana?...di sini?” pak masumi menunjuk keningnya sendiri.
Maya berdiri..kembali merajukk...”aah kau menyebalkan” gerutu maya dengan wajah seperti kepiting saos padang*hihihihi
Masumi ikut berdiri dan tertawa terbahak-bahak..Engkau sungguh lucu maya..kau bukan telur emasku...tapi kau telur kebahagiaanku.
Masumi langsung menarik tangan maya dan kini maya sudah ada dalam pelukannya.maya sungguh berdebar dan kaget dengan tindakan masumi...rasanya ingin melayang fikir maya terhanyut dengan pesona masumi....lalu masumi membelai pipi maya mengangkatnya dan menenggelamkan wajahnya ke bibir maya.maya merasakan kehangatan bibir masumi,seperti tak asing di bibirnya.,,bibir masumi begitu lembut mencium maya.aah ini kah bibir orang yg selalu meledekku...maya seakan kehilangan kesadarannya.
“Sudah malam sebaiknya kau pulang “sembari mengusap lembut rambut maya,dengan posisi maya masih berada dipeluknya.maya memandang wajah kekasihnya....sungguh bahagia rasanya.
“Baiklah..lalu kau sendiri pak masumi ?..
“aku akan pulang,beristirahat dan memimpikanmu “ jawab masumi lembut
“Pak masumi..aku sangat..sangat..menyayangimu..”.rona wajah maya kembali bersemu.masumi tersenyum bahagia..lalu mendekap erat tubuh mungil kekasihnya...”
“Yah aku sangat merasakan itu,sekarang kau fikirkan pentasmu..bila ada kesempatan aku akan menemuimu.percayalah..bila tiba saatnya nanti...berikan aku akoya yang sebenarnya...di dunia nyata.akulah isshinmu maya...jadi tak akan aku serahkan kau pada yang lain...”
Lalu masumi menatap maya memasuki apartemannya.dan maya membuka jendela,melambaikan tanganya.gurat wajahnya bahagia.masumi balik melambaikan tangan.ia sama bahagianya dengan maya.dahulu jendela itu selalu dilihatnya dengan hampa..namun kini semua berbalik indah.
Aku mencintaimu maya

asikkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk ada penulis baru................... asikkk..bagus nih gampang dicerna :) semangatttt
BalasHapusblushing2 :)...pgn belajar bikin cerita heheh...makasiyyy sista jadi semangat niy..Minta masukannya yah
BalasHapusbikin cerita emang menyenangkan bisa berimajinasi sesuai keinginan :) FFnya bagus :D,tetap lanjut, tp kalo bisa kasih spasi biar keliatan enak di baca
Hapuskya...baru tau ada penulis baru
BalasHapusaduh senangny, tambah makin banyak nie bacaan ksukaan q
tetep semangat dan trus bikin cerita ya ttg TK ato pun cerita yg lain
#dtunggu
azekkk......... lanjot?? besambung kan.. aw aw aw aw,,, cucok bo'
BalasHapusMau lagi..lagi..dan lagi ;)
BalasHapus